Jenis – Jenis Listrik

By April 27, 2018Informasi, Listrik
Jenis-listrik

Jenis – Jenis Listrik dapat dibedakan dari cara mengalirnya dan jenis alirannya, berikut perbedaannya.

Jenis Listrik Berdasarkan Cara Mengalirnya

Listrik Statis

Listrik Statis (electroestatic) adalah kumpulan muatan listrik dalam jumlah besar yang statis (tidak mengalir), tapi apabila terjadi pengosongan muatan tersebut waktunya sangat singkat.  Pemanfaatan listrik statis dalam kehidupan sehari – hari antara lain untuk menangkal petir dan alat pengumpal asap.

Contoh dari listrik statis ini bisa dihasilkan dengan cara menggosok – gosokkan penggaris ke rambut kemudian tempel kertas yang dipotong kecil – kecil, maka kertas tersebut akan terangkat. Lihat gambar ini :

Listrik Dinamis

Listrik Dinamis adalah listrik yang dapat bergerak melalui penghantar yang menghubungkan kedua kutub. Aliran listrik yang mengalir terjadi dari potensial tinggi ke potensial rendah. Pemanfaatan listrik dinamis dalam kehidupan sehari – hari, antara lain untuk menyalakan peralatan listrik pada umumnya. Contoh : Komputer, Radio, Televisi.

Jenis Listrik Berdasarkan Jenis Alirannya

Listrik AC

AC adalah singkatan dari Alternating Current, atau arus listrik bolak-balik, yang mengalir dari sebuah kutub asal menuju kutub lainnya, kemudian kembali lagi dari kutub lainnya menuju ke kutub asalnya, demikian seterusnya. Aliran listrik AC tidak memiliki kutub positif (+) maupun negatif (-). Sumber listrik AC antara lain dinamo dan generator. Listrik PLN memiliki basis aliran AC. Frekuensi (Hz) ialah banyaknya tahap listrik bolak-balik yang terjadi selama 1 detik. Listrik AC dikatakan memiliki frekuensi 100 Hz Jika listrik AC tersebut bergerak bolak-balik pada kutub-kutubnya sebanyak 100 kali selama 1 detik. Frekuensi hanya dimiliki oleh listrik AC saja, listrik DC tidak memiliki frekuensi. Jumlah frekuensi AC pada listrik PLN adalah 50 Hz.

Sebagaimana sudah dijelaskan listrik AC ini memiliki arus bolak-balik; dan bila dilihat dalam osiloskop, arus ini memiliki bentuk gelombang seperti ombak air. Arus ini bisa dikatakan arus kasar karena bentuknya yang bergelombang. Arus AC kebanyakan tidak bisa tidak bisa menjalankan alat – alat elektronika. Arus AC digunakan untuk menjalankan motor AC, dan transmisi distribusi listrik dari pembangkit generator ke rumah – rumah, industri dan konsumen lainnya.

Gelombang Sinus (Tegangan AC)

Listrik DC

DC adalah singkatan dari Direct Current. Listrik DC adalah listrik yang mengalir dari satu arah saja. yaitu dari kutub positif (+) menuju kutub negatif (-). Listrik DC, memiliki arus yang searah, bila dilihat dalam osiloskop arus ini memiliki bentuk lurus, arus ini termasuk arus halus karena bentuknya yang lurus seperti benang, dan tidak kasar seperti arus AC yang bergelombang. Karena halus kebanyakan listrik DC dapat digunakan untuk menghidupkan alat – alat elektronika sepertia televisi, radio, DVD, komputer, ponsel, dan motor DC. Sumber arus DC berasal dari baterai atau power supply serta Accu.

Aliran tegangan DC

 

Baca juga :

Pengertian Listrik

 Perang Arus (War of Currents) | Nikola Tesla vs Thomas A Edison

Join the discussion 2 Comments

Leave a Reply